hi musuhku!
aku selalu saja disibukkan oleh musuh terkejam yang aku punya. siapa lagi kalo bukan pikiranku sendiri. selalu meletup dengan pertanyaan-pertanyaan. dan jawaban-jawaban (bodoh?). juga bantahan-bantahan (tolol?). lengkap dengan kekawatiran. dan kesedihan tak terjelaskan. ditambah semua kesintingan. lengkaplah sudah. lalu aku bertanya, sebenarnya aku ini siapa? seperti apa? aku terdiam. bertanya pada hati. membiarkan pikiranku tak mengganggu. sementara ini, diam kamu! diam! jangan biarkan aku tiba-tiba mendapati diri di jurang kejatuhan. hanya karena terlalu mendengarkanmu. nanti saja jika kuperlu aku akan bertanya padamu. ini aku. diriku. perlu waktu untuk sendiriku. tapi lalu aku tahu, aku perlu terus bertanya dan bertanya. menjawab dan menjawab. membantah dan membantah. semuanya saja. meski kali ini tidak semua kutelan mentah-mentah. ini aku. aku perlu kamu. tapi bukan kamu tuanku. akulah tuanmu!

fahmi jelek :
November 28, 2005 @ 2:44 am
hehehhh psikopat :p
fahmi jelek :
November 28, 2005 @ 3:25 am
sek sek tulisan iki kok mirip koncoku yoh? gara2 dia terlalu mengurung diri, anti bersosialisasi, kerjoane ngelamun ae di kamar, hasile pikiran aneh2 ngene… hayuk na bersosialisasi, pigi TP lagi
'ka :
November 28, 2005 @ 6:48 am
it’s completely ok and normal to have those thoughts/questions. someone i met sometime ago (she was in her 50s) told me that even after you reach 40, those thoughts can still pop up in your head ‘cuz you’re still growing ‘n trying to be the best of you.
gita :
November 28, 2005 @ 9:55 am
lah bukannya mang hrus begitu na, it’s mean that you are still alive….bcoz kita masih nilai diri sendiri, benrin diri sndiri, ngga nunggu org laen bwt benerin..bukan begitu yach *mikir*
doeljoni :
November 28, 2005 @ 10:49 am
hat-hati na..
batas antara super sadar dan sempel itu tipis …
hehehhee
ai- :
November 28, 2005 @ 12:22 pm
wajar itu tante.. apalagi untuk orang2 yang ngaku gila!! *loh?*
noldie :
November 28, 2005 @ 2:22 pm
:) kesian itoku nan jelita…
ergh…
dulu gw sering bertanya hal yang sama juga, siapa gw? kenapa gw begini? kenapa gw begitu? ada apa dengan hidup gw? akhirnya gw jadi curiga, stres, pusing, puyeng! sampai akhirnya gw sadar, GW ADALAH MAKHLUK BERHARGA. ada satu quote yang bilang MANUSIA ADALAH BIJI MATA TUHAN!
pernah denger cerita rajawali yang nyangka dirinya seekor ayam kan? karna dia dari yang bentuknya masih telur dan udah gede, “diasuh” oleh seekor ayam, jadi dia mikir dirinya adalah ayam beneran. sampai satu saat dia melihat langit biru yang luas dan dia melihat ada seekor rajawali lain terbang tinggi. dia akhirnya kepingin dan dia mulai membentangkan sayapnya dan akhirnya dia terbang tinggi juga.
apa arti analogi ini, itoku nan jelita????
kalo kita menjejali pikiran kita dengan hal-hal kosong, dengan hal-hal yang negatif, dengan hal-hal yang membuat kita akan stres, dengan hal-hal yang membuat kita akan frustasi, maka kita akan menjadi “ayam” itu sendiri. padahal sesungguhnya kita adalah “rajawali”. kita bisa terbang tinggi melewati semua keraguan dalam hidup ini. so…teteub berpikiran positif ajah. dan tetap memandang sama YANG KUASA.
*ergh…apakah komenku sudah pantas untuk mendapatkan gelar MISS UNIVERSE 2006 besok? wakakkakakkakakakkakakakkakakakakka*
GBU itoku nan jelita….
tino :
November 28, 2005 @ 5:05 pm
sama kayak gw, tapi gw enjoy. karena itu gw gag pernah melakukan sesuatu yg berguna. banyakan mikir dan maen
Pipit :
November 29, 2005 @ 12:36 am
Mikir itu sehat kok na. Berdebat dengan diri sendiri itu tanda bahwa kamu itu kritis. Pegel memang, tapi pasti ada manfaatnya deh. Selalu ada dorongan untuk menjadi lebih baik. Dan selalu ada bahan melamun.
Doni :
November 29, 2005 @ 6:27 am
hihi, sophie amundsen (15 tahun) juga `mendapat’ pertanyaan yang sama. siapakah kamu? dari mana dunia ini berasal?
bay :
November 29, 2005 @ 8:07 am
dan pada akhirnya, pertanyaan2 itu menuntun gue ke jalan yg benar: jadi anggota GAM sejati!
e-Fun :
November 29, 2005 @ 10:43 am
makanyaaa jangan terlalu banyak di pikirin… bawaannya ngebatin kan? ungkap kan sajaaa… wkwkwkwk *devilish smile*
Tusuk Gigi :
November 29, 2005 @ 11:07 pm
udah coba berdamai dan berjabat tangan dengannya? hehehe..
nana | rambling thoughts | » hamburger or sandwich? :
December 8, 2005 @ 10:02 am
[…] nah lain kalo untuk hal-hal yang sekiranya akan menimbulkan akibat/hasil yang lumayan significant, mempengaruhi jalan hidup *halah* dan long term, biasanya saya lebih berhati-hati dan tidak terburu-buru. saya akan mengumpulkan data-data pendukung *wetset*, bertanya kepada orang-orang yang dekat dengan saya, mengandalkan orang-orang kecil di kepala saya yang selalu saja sibuk bertanya dan menjawab, kadang membantah dan membantah. halah. capek. people may think that at times i can be so indecisive because of that. but i don’t really care. i just can’t afford to stand tall, only to find that i am standing on quicksand. no, not me. […]