ini bukan pembelaan!
tahukah engkau wahai langit, aku ingin bertemu membelai wajahnya, kan ku pasang hiasan angkasa yang terindah, hanya untuk dirinya …
lagu rindu, kerispatih
emang kenapa kalo saya suka ama kerispatih? hah? hah? hah? *ngga usah ngikik kamuh, ayo jawab!
*
kalo ada menteri yang suka dangdut, maka orang-orang akan sibuk mengulasnya sebagai ah menteri itu populis, down to earth, dekat dengan hati rakyat, humble dan segepok penilaian positif lainnya. hanya karena dia suka dangdut yang kata orang adalah musiknya grass root. coba kalau ada anak muda yang terang-terangan suka ama dangdut maka akan dicap norak, kampungan, doh ngga banget, hueeek hueeek dan segepok penilaian ngga positif lainnya. ada apa ini?
sejak kapan selera menjadi urusan orang lain untuk nilai menilai? udah ngga punya kerjaan? kebiasaan mengkotak-kotakkan apapun dengan cap-cap tertentu? udah ngerasa hebat untuk memberi cap yang ini keren yang itu kampungan, yang ini bagus yang itu ngga terhadap karya seni? udah merasa paling ngerti selera orang lain? kebiasaan memaksa orang lain untuk mengikuti satu mainstream yang diamini kellompok tertentu saja? atau apa?
sekali lagi itu soal selera. rasa. personal. fine-fine aja sih sayah. terserah aja kalo ada yang suka dangdut, suka metal atau apalah ngga ganggu ini. kalo saya sih pokoknya kalo ada musik yang enak dikuping ya hayooh saja. ngga usah mandang genre, ngga usah mandang sapa yang nyanyi. enak ya didengerin. emang sih ada yang cuman berlaku sesaat, ngga lama udah bosen dan ditinggalkan sama sekali ngag bakal didengerin lagi tapi ada juga yang udah tahunan masih aja cinta *kiss kiss eric clapton - takkan pernah aku bosan padamuuuh*
asal jangan kayak beberapa teman yang gembar-gembor suka musik ini dan itu biar dicap keren. hanya karena musik yang dia (pura-pura) sukain itu lagi trend atau disukai idolanya atau dianggap gaul. duh buat apa. bahkan sama diri sendiri pun masih berbohong? apalagi ama orang lain coba? tapi mungkin saja yah karena kita sekarang ini terjebak di masyarakat yang doyan menilai. suka mengkotakkan. memberi cap. ngga heran ada yang jengah kalo diberi cap yang kurang enak macam kampungan kalau ketahuan doyan dangdut. alhasil pura-pura suka peterpan atau sheila on 7 atau dream theatre atau rasmus atau portishead hihihi … padahal kuping udah menjerit pengen dengerin siti kdi. duh.
ini bukan pembelaan. saya memang suka kerispatih, suka glenn fredly, suka tompi dan meletakkan mp3 lagu-lagu mereka diantara lauryn hill, eric clapton *kiss kiss mwah mwah*, macy gray, switchfoot, soul asylum, the doors, rem, alanis morrisette, jewel, gary moore, dashboard confessional dll. memangnya kenapa? saya cuman tidak suka kalo ada yang mulai menilai selera orang dengan kata sifat tertentu. seperti saya bilang, sejak kapan selera menjadi urusan orang lain dalam hal nilai menilai? saya lebih ngga nyaman lagi kalo ada dual penilaian macam kalo menteri suka dangdut berarti dia populis sedang kalo saya suka dangdut dicap kampungan.
ayolah negeriku. jangan sibuk menilai orang lain. jangan selalu sibuk terperangkap dalam perbedaan-perbedaan yang mustinya kalo kita bijak menyikapi akan menjadi potongan-potongan yang bisa membuat mozaik maha sempurna. jangan selalu sibuk memberi cap. jangan selalu sibuk melihat *baju* dan bukan yang si pemakai. ayolah, kapan kita bisa jadi masyarakat berbudaya? yang menikmati seni dan tidak menghakimi penikmat seni jenis tertentu? yang bisa membicarakan apresiasi dan bukan hanya pada level sok memberi cap ini bagus itu norak. kapan dewasa, kalo selalu sibuk mengurusi orang lain dan lupa mengurusi diri sendiri? loh ini napa jadi sampai kesini yak? hihihi…
dan ya, saya suka kerispatih, kamu mau apa?

dental :
November 19, 2005 @ 9:35 am
dan ya, saya suka kerispatih, kamu mau apa?
saya tetap mau bunuh tyger.
yang membuat “kurang” nyaman (mungkin) karena kamu menaruh file Kerispatih diantara muncratan ludah Homicide. seperti menaruh file DimmuBorgir diantara lagu2 rohani.
lagu yang mengiringi suasana/mood biasanya terdengar seperti mewakili kita saat itu. lebih asoy gitu di kuping. misal: dengerin Laruku atau J-Rocks pas mau harakiri (lagi).
asumsi: lo lagi menghayati suasana hati dengan Lagu Rindu trus tiba2 murka (THX E.Q) karena inget kelakuan tyger pas gigit henpon, lalu lo puter homicide. nah sialnya lo pake plugin ‘winamp YM status’… kebaca deh…
hadooh penting gak seh komen gw?
cuek aja napa. dengerin apa yg lo suka.
'ka :
November 19, 2005 @ 9:53 am
tell you the truth… i have no frigging clue who kerispatih or peterpan or sheila on 7 are… the only group i know is bragi.. the 1 and only. why? only ‘cuz i know 1 of the personnels
anyway…. i’m the same way. i don’t care what you’re listening to. i have some oldddd dangdut musics (since i dunno the new ones heheeh) and even some country music in my iTunes. so what? just happens i listen to EVERY genre of music, and dangdut or country are some of ‘em, some people start calling me names??? hehehe… bugger off! they can kiss my yellow ass.
remember back in the day when they taught us (or brainwashed us, to be exact heheh) that we’re polite, considerate, cultural, bla bla bla bla… nation??? hmm… does anybody see it? why do i only see/hear about people who LOVEEEE butting in others’ business or somehow try to screw up their own country by blasting bombs everywhere.. among other things?? why don’t they just mind their own freaking business, instead of telling others what to do meanwhile they themselves are doing what they preach not to do secretly?? argghhh bunch of hypocrites!
i don’t really know you. but so far from your writings, i think you’re a very cool gal! IF only there’re MORE indonesians who think like you…
'ka :
November 19, 2005 @ 9:58 am
oh… when it comes to playlist.. i’m the same way too.. mostly i have ‘em shuffled… so you can hear extremely random music playing.. can start from hard core rap, then classic, then alternative, then new age, then soca, then some indonesians, then pop, then r&b, then alternative, then some french songs, then some oldies, then some italian songs, and many more.. random is always good.. not boring at all, keeps you upbeat ‘cuz you never know what the next music will play
blogger jelek :
November 19, 2005 @ 11:12 am
ada blogger suka makan pizza, ada blogger lain suka burger. ada blogger cinta anjing, ada blogger lain justru phobia. ada blogger yg bilang kaukasia cantik, ada yg bilang oriental itu eksotik. ada blogger suka posting serius, ada juga yg usil komen nggak penting macem gini kikikikik… wes tah aku ga peduli ada blogger doyan keris patih, meggy z, project pop, ato yg lain… pokoknya sekarang aku ndengerin musiknya david foster dari cd original wekekekekkk :p
HRys :
November 19, 2005 @ 12:08 pm
yup…aku juga gak peduli mo aliran apa, mo yang nyanyi sapa, mo pake alat musik apa…yang penting goyang truzzzz…..
Kang Ebet :
November 19, 2005 @ 12:24 pm
jadi ?? lo juga suka dangdut ?? norak ih.. kan mending siti nurhaliza - cindai mwah mwah
btw, mandy moore ko ndak di tulis… :p
doeljoni :
November 20, 2005 @ 8:09 pm
dangdut ?
goyang aaah….
kopi sama kacangnya di keluarin donk…
radionya kerasin dikit…
noldie :
November 21, 2005 @ 11:11 am
what’s wrong with keris patih????
enak kok
tapi gw lagi demen ama IL DIVO nih…
itoku nan jelita, ntar di dating romantis kita, akuh akan menyanyikan lagu KERIS PATIH … judulnya “MANDI MADU”
gita :
November 21, 2005 @ 12:31 pm
gw suka gin blossom meski bnyk yg protes, siapa sich ktnya, tp biarin ach namanya jugah selera kan na, selera itu pilihan kita bukan pilihan pasar, jd biarin ajah dech…gw jugah ga protes fahmi suka olga lydia *lirik koment fahmi* peace mi peace *acungin dua jari*
poy :
November 22, 2005 @ 11:29 am
kmrn liat billboard-nya kerispatih mo main di colors, hehehe.. ke sby yuk
sesy :
November 23, 2005 @ 12:00 pm
yang ngurusin selera orang itu orang gak punya kerjaan lagi Na, namanya selera mo musik mo makanan, mo ce/co, mo yang laen itu kan hak asasi. selama gak ganggguin orang lain cuek aja lagi. lakukan apa yang mau kamu lakukan terutama dengan hal hal pribadi kamu>>>>>>>setuju kah Na?
yanti :
November 24, 2005 @ 7:44 am
haduh… gue pernah nulis mirip2 gini, gara2 gue suka film India, apalagi klo yg main Shahrukh Khan (mwach!). sayang semalem ketiduran, ga nonton Veer-Zarra (lagi).
::dh:: :
December 14, 2005 @ 9:29 pm
selera urusan personal? gue setuju.
gue ga boleh menilai sesuatu jelek, menurut selera gue? jelas gue ga setuju.
kalo lo ga setuju liat kalimat pertama.
salam kenal
james mehenry :
February 19, 2006 @ 9:26 am
one of da hottest song ma ears eva hear