masih disini
masih ada dihati pohon besar itu. yang kata orang seharusnya tidak saya puja. ada penunggunya.
pohon itu wingit, kata orang-orang yang sepertinya tidak suka saya memujanya. tapi tetap saja saya memujanya. mencintainya. dalam diam. saya tahu dia mengerti kesepian saya. kesedihan saya. pohon itu selalu mengirim kehangatan yang menyejukkan. berpayung rimbun daunnya, kesepian saya lenyap tergantikan rasa indah tak terjelaskan. dia tahu semua tentang saya. terkadang lebih dari yang saya tahu tentang saya. tapi lalu pohon itu dijauhkan dari saya. ditebas ketidaksukaan orang-orang yang menganggapnya wingit dan tidak layak saya puja meski hanya dalam diam. tapi pohon itu tetap ada disini. dihati.
ketika kegalauan membawa kembali kemana pohon itu sekali waktu berdiri tegak dan saya puja. meski ya hanya dalam diam.

noldie :
November 14, 2005 @ 10:25 am
ito nana nan jelita…
disaat gw ngalamin hal-hal yg ito Na gambarin dalam poem di atas…
gw selalu nyanyi ato pasang cd lagu fave gw…
KAU MENGENAL HATIKU!!!
dan biasanya, segala kegalauan akan mencair setiap menyanyikan bagian reff nya…
Tuhan inilah yang ku tau
Kau mengenal hatiku
jauh melebihi semua
yang terdekat sekali pun
Tuhan inilah yang ku mau
Kau menjaga hatiku
supaya kehidupan memancar senantiasa…
dan bagi gw, pohon yang ito gambarin itu adalah my Beloved God
gita :
November 14, 2005 @ 10:56 am
kalo kita membiarkan pohon itu untuk tinggal tetap di hati, kita tidak akan dibiarkan melangkah sendirian Na..omong2 baca komentnya noldie kok jd pen nangis yach
dental :
November 14, 2005 @ 11:52 am
Hehe…
pipit :
November 14, 2005 @ 3:16 pm
I guess when something has been placed in your heart, no one will be able to take it away from you, nor understand it the way you do. It is yours and yours only. Cherish it as you cherish your life, as life sometimes needs a constant.
Gage :
November 14, 2005 @ 3:48 pm
walah.
ternyata keyakinan cintamu terkena imbas “gosip”.
kata Gage “kalau kau telah meyakinkan bahwa buah itu adalah milikmu, petiklah, nikmatilah, jangan kau takut dia beracun”
salam dari bapak Hama.
Gage :
November 14, 2005 @ 4:14 pm
bu.
ingat “kalau kau sudah yakin” !
kalau kau sudah yakin, meskipun dia masih mengkal, petiklah sesegera mungkin.
eramkan dia dalam lumbung, bungkus dia dalam jerami, jaga dia baik-baik, jangan biarkan orang lain memetiknya terlebih dahulu.
Mistikus Cinta :
November 15, 2005 @ 9:30 am
tak ada yang lain selain diriMU
yang selalu ku puja
ku sebut namaMU di setiap hembusan nafasku
ku sebut namaMU, ku sebut namaMU…
(aah.. serasa terbang ke puncak ekstase)