entah
sebuah kalimat tanya pendek menanyakan kesibukan atau apalah. awalnya disampaikan sekedar untuk memulai suatu percakapan. membuka jalinan pertautan kata-kata dari dua titik yang berbeda. kenapa terlalu dimaknai sebagai suatu usaha memasuki teritori pribadi. kenapa terlalu dianggap sebagai usaha mengerti pribadi yang merasa tidak ada pentingnya untuk dimengerti. mestinya jawabannya mudah. paling tidak seperti yang diri ini anggap. jawab saja sibuk atau tidak. ah tentu saja. komunikasi yang harusnya mengupayakan suatu makna yang dipahami kedua belah pihak seringkali terhambat oleh banyak hal hingga makna tak sepenuhnya sama dipahami. mungkin kepala yang sedang tak ingin berkompromi untuk mengerti, mungkin pesan penuh makna telah tersampaikan hanya saja jawaban ataupun tanggapan yang muncul kemudian tidak selalu sama dengan yang diharapkan si penyampai makna. kalau sudah begitu gagalkah komunikasi? atau sebenarnya komunikasi telah terjadi kala makna tersampaikan apapun tanggapan yang muncul karenanya? tidak semua orang memiliki tingkat pemahaman yang sama kan? dan tidak semua orang memilih untuk memberikan tanggapan dengan cara yang sama kan? jadi?

gita :
November 14, 2005 @ 9:11 am
duch na wktu jaman masi kuliah, gw apal banget gitu teori komunikasi, setjara dijejelin tiap hari…coba nanyanya dulu
hihihi….
komunikasi yg baik hanya terjadi apabila kedua belah pihak mau membuka diri…
Kang Ebet :
November 14, 2005 @ 7:36 pm
jadi?
ah entahlah…