sini sini aku peluk!
dari banyak hal yang aku syukuri dalam hidup, satu yang termasuk sangat aku syukuri adalah teman-teman hebat yang memperkaya hati dan jiwa. juga mengasah pandangan hidup. teman-teman yang ditemukan melalui banyak media, offline maupun online. digital maupun analog. apa siyh?
i wanna hug you all!
meski ngga banyak hingga ratusan atau bahkan ribuan seperti beberapa orang yang aku liat di friendster *hei kasih tau dong caranya punya temen sampai ratusan, lebih dari 20 aja deh ngga usah ampe ratusan
* i cherish my friendship with my beloved friends, wherever you are, i hope you know i think about you, yes you, hey jangan noleh, iya kamuuuu! ![]()
teman-teman yang bikin aku pintar dan terus berpikir. meski kadang-kadang sekali-kali ngobrol soal sepatu kenapa seih? *imelda marcos mode : on* pintar dan terus berpikir. bukan, saya ngga bilang kalo saya pintar, saya jadi pintar karena berteman dengan teman-teman saya itu. dengan vast diversity among us. dari hal-hal sejenis beda suku, beda agama, beda jenis kelamin, beda disiplin ilmu *hayyah bahasanya* dan beda-beda yang lain, dari yang penting hingga ngga penting. i learn many things from you guys!
dari temen yang kebiasaan berpikir sederhana, hingga membuatku harus pintar-pintar mencari analogi-analogi hingga mudah ditelan, teman-teman yang sangat sangat intelek dengan pengetahuan maha luas yang membuatku harus pintar-pintar mencari jalan bagaimana saya bisa tau apa itu arti istilah-istilah yang mereka pake *hey, kalian ngomong jorok lagi yah?* hahahahaha..
teman-teman yang sama gelisahnya dengan saya dalam banyak fenomena akhir-akhir ini. soal budaya, soal hubungan manusia dan yap soal agama, kenapa sih banyak orang sibuk mempertentangkan perbedaan dan bukannya menyibukkan diri menangkap esensi? merenungi esensi dan bukan mencipta friksi berdasarkan perbedaan yang ada. kenapa tiap kali bicara soal iman percaya cuman akhirnya berhenti pada tingkat ‘membela tuhan’ alah emang tuhan perlu kita untuk membela dia? loh kok aku nyolot? hihihi
eniwei, teman-temanku yang sudah membuat nana hari ini, dan nana hari esok, tetaplah disana just by being you ada yang polos, ada yang bitchy, ada yang doyan referensi hihihi ada yang sensasional ada yang ngga mau ngalahan, ada yang ngeselin, ada yang doyan ngambek, semuanya saja, i love you all. tetaplah membuat aku gelisah tentang banyak hal, dengan begitu aku akan menjadi semakin lengkap dan terus berpikir dan berpikir dan berpikir… hingga bisa tetep ngeblog *alah apa siyh?*
i cherish our friendship!
ps : sekali-kali bagaimanapun juga dengerin dong kalo aku lagi ngomongin sepatu *teteup*

teman jelek :
November 12, 2005 @ 10:19 am
halah udah balik ke bali baru ngomong peluk pelukan.
kemaren waktu di surabaya sok jaim, dasar :p
usa boy :
November 12, 2005 @ 11:15 am
hi Nana, thanks for stopping by my blog… nice blog… and thanks for dropping your thought about friendship… Carpe Diem !
Ebet emoy :
November 12, 2005 @ 11:47 am
jadi kepikirian ama komen si teman jelek… jangan jangan dia bener, kalo dah balik aja baru ngomong peluk pelukan..
g :
November 12, 2005 @ 5:05 pm
ngantri ahh…
Pipit :
November 12, 2005 @ 8:22 pm
Gue kira-kira dapet jatah peluk nggak ya? hihihi…wah ‘na kayaknya mood dari Surabayanya masih sisa nih.
Have a nice week-end.
doeljoni :
November 13, 2005 @ 4:01 am
melirik dengan cemas : “Gak lagi kena avian flu kan ?”
yanti :
November 14, 2005 @ 7:55 am
bikin meme Na, “virtual hug”. macam musical baton waktu itu.. hihih..
poy :
November 14, 2005 @ 1:49 pm
eh, kita pernah pelukan ga’ na? hihihi.. *yg pasti mocca udah pernah dipeluk nana
- dapet salam tuh!*