EREKSI
aku ingin berbagi cerita. aku iri pada penis dan juga vagina. hubungan mereka begitu dekat, begitu sederhana, menyelami dan menerima. dan saat rasa meluap dan tak tertahankan lagi, tidak, mereka tidak mengungkapkannya dengan sesumbar, tidak dengan kata kata, cuma dengan rasa. ejakulasi dan orgasme. sesuatu yg tidak dapat dimengerti oleh yg lain. sesuatu yg tidak dapat terjadi tanpa persatuan mereka; masturbasi adalah penipuan diri, dan nikmat itu adalah semu; ya aku sungguh iri pada kesederhanaan itu. tapi kamu penis dan juga vagina, kamu hanya bagian dari sebuah rangkaian, satu kesatuan. tergantung pada bagian yg lain untuk menjadi diakui. bahkan ketika orang menyebut-mu sebagai kemaluan (manusia itu kadang aneh, sesuatu yang agung, yang digunakan untuk menciptakan manusia lain kenapa disebut kemaluan?) pun, tak sepatah teriakan protespun tercipta darimu. jangan harapkan seperti itu terjadi padaku. bagaimanapun aku lebih bahagia menjadi seseorang dengan kehidupan dimana tidak ada seorang pun bisa menyentuh istanaku. benar, mungkin aku tidak punya hubungan seindah penis-vagina; hubungan yg sederhana itu selalu terlihat indah dimataku; tapi setidaknya aku tidak tergantung ke orang lain hanya untuk diakui ada, dan itulah hidup, bagiku.
a collaboration

'ka :
October 25, 2005 @ 10:31 pm
hermaphrodite?
i know… sex organ koq ya kemaluan…
dental :
October 25, 2005 @ 11:38 pm
that’s why sex better that suicide
setidaknya buatku..
jess.. i love sins
andry :
October 26, 2005 @ 12:14 am
instingtif.
kamu percaya intuisi ?
Mistikus Cinta :
October 26, 2005 @ 7:44 am
beraaaaat……
Jephman :
October 26, 2005 @ 8:14 am
ooooooooke, new way sexeducation. duh!
pipit :
October 26, 2005 @ 12:51 pm
ya ilah nana… saya lama gak mampir, sekali mampir bacaannya beginian
analoginya cari yang lebih serem lagi dari penis-vagina, ada? :p
btw tulisannya makin sip.. *bukan basa-basi*
doeljoni :
October 26, 2005 @ 1:13 pm
*lirik komentnya pipit * :
yg lebih syerem ?
abis ini pasti mbahas lesbong-homok atau gak kanibalisme..
** ke laaauuuuutt **
naga :
October 26, 2005 @ 5:07 pm
jadi kamu siapa?
(loh..)
lita :
October 27, 2005 @ 6:17 am
kemaluan? karena kalau terlihat oleh orang lain (seharusnya) sang empunya malu. kayanya sih gitu…
*mikir lagi…*
simple things are almost always beautiful, isn’t it?
lita :
October 27, 2005 @ 8:02 pm
karena malu adalah fitrah manusia yang berkesadaran
just that.
(kalo dibahas jadi panjang neh.. dan daku bukan tempat yang tempat buat diskusi ginian hihihi )
Gage :
October 28, 2005 @ 3:05 pm
hey, kau telah melupakan scrottum! padahal aku yang membuat kalian berdua menjadi berarti.
aku tidak menerima ini semua !
terkutuk kalian berdua!
bintangjatuh :
October 28, 2005 @ 7:46 pm
hmm.. jadi hubungan sederhana justru yang lebih menciptakan kata ever-after daripada hubungan yang kompleks bu?
arie a.k.a astral :
October 28, 2005 @ 10:23 pm
ihihih kalo diganti “ketidakmaluan” gimana yax ?
ihih btw ..tak link yah mbak webnyah