history repeats
pernah merhatiin ga pas jaman sekolah dulu, kalo termasuk golongan seleb, maka kita akan (selalu) diikutsertakan dalam berbagai macam kegiatan mewakili sekolah. jenis-jenis merangkap jabatan gitu deh, jadi dokter kecil, polisi sekolah *apa sih namanya - lupa*, pramuka, lomba puisi, lomba ini, lomba itu. pokoknya kesannya yang mewakili sekolah atau ikutan segala macam kegiatan disekolah ya murid yang itu-itu juga…..
karena paham inilah ngga jarang ada beberapa murid potensial yang ngga tersalurkan kemampuannya karena ngga dikasi kesempatan. doh.
jadi selebnya gimana? macem-macem. menurut pengamatan *halah* biasanya yang termasuk golongan skul seleb ini mereka-mereka yang berprestasi secara akademis, yang extrovert, yang punya skill khusus, errr .. yang disayang guru entah karena sebab apa
, yang ortunya sering nyumbang? *negative aura detected* hehehehe
eniwei kayaknya paham yang sama sering terjadi dikalangan pejabat, makanya ngga heran ada pergantian pejabat dimana yang tadinya menjabat posisi A, jadi menjabat posisi B, dulunya menteri urusan A, di kabinet berikutnya jadi menteri urusan B, sedangkan A dan B ini jelas-jelas ngga ada hubungannya, berarti benernya pada pinter-pinter yah para pemimpin pejabat kita itu, lintas disiplin ilmu gitu loooh
. dilihat-lihat para pejabat diberbagai posisi ya orangnya itu-itu aja, menjabat posisi yang harus diaudit dan pada saat yang sama menjadi anggota tim audit *hadoh*
errr…. mereka pada suka *nyumbang* juga ngga yah?

Demonian Deviliano :
September 20, 2005 @ 8:48 am
pantesan srimulat sempat gak laku …
gimana bisa laku wong lakonnya diambil alih pejabat
Deny :
September 20, 2005 @ 10:05 am
sepertinya..
they really know how to maintain relationship
with some people in the goverment that have an authority
to keep them stay in the circle of power..
dan sepertinya gak bisa dibandingin dengan masa waktu kita SD/SMP deh..
soalnya pada saat itu,
kalo kita mewakili sekolah untuk lomba atau kegiatan lainnya..
bukan karena kemauan kita untuk mengikuti..
tapi karena disuruh ikut sama guru *pengalaman
nana ..::maintain relationship? aha this one is interesting
how? btw, mungkin ngga orang-orang itu aja yang beredar buat menutupi borok yang sudah ada, no new comer yang bisa rock the boat gitu looh
so bapak
kepala sekolahpenguasa pake orang-orang yang itu-itu terus. persis kayak kalo ngga pake murid yang itu, sumbangan bisa berhenti *hayyah kok negatif aura terus sih - tuk*jelas ngga sama kok, iseng aja, kenapa juga harus ngerangkap-ngerangkap kayak gitu macam seleb di jaman SD hehehe… disuruh guru? you tell me, ya gara-gara seleb itu, disuruh terus. ihiks. padahal kadang malas dan nyadar ada yang lebih mampu
espresso :
September 20, 2005 @ 12:48 pm
ini ada guyonan garing bin basbang dari milis nggak jelas… selamat menikmati
———
History Repeats
Year 1981:
1. Prince Charles got married
2. Liverpool crowned Champions of Europe
3. Pope Died
Year 2005:
1. Prince Charles got married (again)
2. Liverpool crowned Champions of Europe (again)
3. Pope Died
In the future, if Prince Charles decides to re-marry and Liverpool needs another European crown, please warn the Pope.
gita :
September 20, 2005 @ 3:21 pm
yang ada mereka rame2 nyumbang krena latah na, soalnya kalo mreka ga nyumbang ntar malu diomongin ma yg laen…..
subversivisme :
September 20, 2005 @ 6:37 pm
filsuf dan sejarahwan hanya menginterprestasikan sejarah. padahal yang penting adalah merubahnya !
–teorema ke 13, Das Kapital
*komen gak penting wes*
bintangjatuh :
September 20, 2005 @ 8:59 pm
jadi berapa peluang kejadian A dalam sejarah terulang kembali pada sepuluh tahun berikutnya? *lol*
viga :
September 20, 2005 @ 11:36 pm
biasanya sech ikutin tren…