September 8, 2005

kejam itu perlu

Posted under: Friends, Value @ 12:03 pm

pernah ngga merasa bersyukur punya temen yang blatantly bitchy saat dicurhati tentang sesuatu? as weird as it may sound, beberapa kali aku jauh lebih memilih temen jenis beginian :twisted: yang selalu come up dengan teori antitesisnya. with appropriate portion of necessary evil. yang ngga melulu iya iya dengan pemikiranku. yang ngga selalu ikut larut menangis bersama. yang seringkali malah sibuk ngomel-ngomelin. yang kalo aku berpikir b, malah nanya kenapa ngga c. giliran dah mulai setuju ambil langkah c, nanya kenapa ngga d. arrrggghhhh.

hehehehe. but i simply love temen jenis beginian ini. dipikir-pikir kita kadang-kadang (atau sering?) seperti anak kecil. pernah ngga liat anak kecil yang jatuh, terus the people around panicky dan bertanya : aduh, aduh. sakit yah? gapapa kan? alhasil si anak kecil malah nangis. eh pas jatuh dan ngga ditanya, si anak kecil biasa-biasa aja. ngga nangis.

nah kayak gitu itu deh, kalo pas kita curhat dan temen yang kita curhatin mendengarkan dan menghujani kita dengan kalimat-kalimat bernada simpati, uhuk uhuk kita akan tersedu-sedu mellow dan mengasihani diri sendiri. dan memanjakan perasaan, so alih-alih curhatan menghasilkan solusi ini malah muncul segala macam justifikasi kalo diri sendirinya tidak bersalah, harus ada pihak-pihak lain yang menjadi penyebab masalah yang ada *tuk* not a wise move eh?

temen jenis evilish will open wide my eyes, looking at solutions instead of merely the problem. the antitesis, omelan, nasehat-nasehat ajaib, pertanyaan-pertanyaan konyol macam masak? yakin lo? kenapa ngga a? kenapa b? dan sejenisnya selalu lebih sukses membuat diri ini *buset bahasanya :D * tidak terlalu lama tenggelam dalam masalah sambil tersedu-sedu ngga penting. simpati sih berguna tapi kalo bikin kita memanjakan perasaan terus-terusan dan ambruk dalam well-sapa-yah-kali-ini-yang-bisa-gue-salahin? karena-ini-semua-tentu-saja-bukan-salah-gue syndrome, ya buat apa?

(this is for you, my cherished friend)

19 Feedbacks »

  1. Gravatar

    bintangjatuh :

    September 8, 2005 @ 12:18 pm

    hmm.. jadi sama dengan begini cari lawan kata dulu baru bisa mengerti apa arti kata tersebut?

    nana ..::ngga selalu sih. kayaknya ada kata-kata yang ngga ada lawan katanya deh, ada juga kalo ditambahi kata tidak :D

  2. Gravatar

    mili vanili :

    September 8, 2005 @ 3:26 pm

    blame it on the rain… yeee… iyeee… ;)

    nana ..::heeeeee kamu melakukan lipsync! :P

  3. Gravatar

    Young Believer :

    September 8, 2005 @ 3:28 pm

    my family is Mechanical Animal, my friends are Beautiful People.. we love playing SuicideKing. You die and I give a soul, talk about Tainted Love.. hhhm.. best friend is priceless

    ps: singkronisasi artikel, seharusnya saling tembak trackback :D

    nana ..::iyah gue baru setengah jam yang lalu nyadar andry posting soal temen juga hihihihi… yap you are rite, they are priceless, i cannot afford losing any of my good friends, i will do anything to keep em :)

  4. Gravatar

    bay :

    September 8, 2005 @ 4:04 pm

    dalam berteman sekarang gw agak selfish (dikutip dari multiply gw): “yg penting gw ok. klo situ nggak ok, gw akan bikin elu ok. kalo lu tetap gak ok, yg penting gw tetap ok. perkara situ nggak ok, ya itu salah situ.”

    nana ..::pokoke jangan ampe ngeganggu hidup kite gitu kan ya mpok?

  5. Gravatar

    naga :

    September 8, 2005 @ 5:19 pm

    mungkin kejam sih ngga, tp. pemikirannya beda. Gue sendiri, paling ngga bisa menghibur temen yg tersedu2, soalnya gua pikir, kalo gua lagi jutek gitu, mendingan biarin dulu deh marah, kesel, nangis. Setelah lewat keselnya baru ngomong.

    nana ..::hehehehehehe iyah emang bukan kejam, lil bit evilish aja hehehe…it’s just istilah khusus between me and my friend ;)

  6. Gravatar

    cynical pragmatic :

    September 8, 2005 @ 10:52 pm

    nek aku simple.

    konco mayak yo tak keplak dengan kasih sayang.
    mending jujur, ketimbang memuji (baca:menjilat).

    dan memang ini jangan trekbek ke sini. im talking about another level (lower, much much more basic friendship, possibly).

    nana ..::tenang aja ndak bakal akuk trekbek kok, aku lho ndak ngerti carane trekbek ;)

  7. Gravatar

    viga :

    September 9, 2005 @ 6:27 am

    wekekeke.. banyak tuh yang model begitu.. termasuk gwe… wkekekekek

    nana ..::model yang mana tuh yang doyan antitesi atau doyan cari kambing hitam? hehehehehe

  8. Gravatar

    Demonian Deviliano :

    September 9, 2005 @ 8:49 am

    evilish friend ? maksudmu jelangkung, grandong, mak lampir, wewe gombal, dan nana ? : :wink: :

    gila… terus saya di anggap apa donk ? barongsai ? :P

    whahahhahahha…

    heran,… knp tiap cangkruk di blogmu jadi pengen jail ?

    well, basically setuju ama pendapat nana
    dan beberapa orang punya cara yang unik dalam menyampaikan empatinya…

    sebagian bermaksud baik dan disampaikan dengan cara ‘memanjakan emosi’, sebagian dengan ‘mengajak nalar memandang dari sudut lain’, juga ada sebagian yang bingung tapi masih mau mbantu doa dari jauh…

    ttd
    -Demonian Deviliano-

    nana ..::kamu? ya simbah-e evilish friend tah cak! : :wink: : huwhuwhuwhuwhuwhuwhuw…. heran,… knp tiap cangkruk di blogmu jadi pengen jail ? errr mungkin karena situ emang jail atau karena saya baik ndak pernah marah dijailin atau karena postingan saya menarik untk dijailin? :P :P :P

  9. Gravatar

    Demonian Deviliano :

    September 9, 2005 @ 9:20 am

    ..karena postingan saya menarik untuk dijailin?..

    ::narsis aura detected::
    panggil jailangkung…

    nana ..::hahahahahahah no no, just talking about the reality :P bukan begitu? *narsis kumat lagi*

  10. Gravatar

    gita :

    September 9, 2005 @ 10:20 am

    na gw punya tuch temen kek gitu, ga prnh konek ama gw, stiap ditanyain pndapt slalu ajah ngomong yg pedes2, pokoknya omongannya sring ga tedeng aling2 dech, taps anehnya kita justru malah jd temen bae tuh hihihihi

    justru enaknya pny temen kek gitu, kita ga perlu basa basi n bisa belajar bwt no hurt feeling ke apapun jg, iya ga *tsah pnjg bgt koment gw*

    nana ..::yep no hard feeling at all. mustinya sama sahabat kudu gitu, meski bitchy they are trying to tell us something ;) tapi kadang2 gondok juga sih heheheheh

  11. Gravatar

    e-Fun :

    September 9, 2005 @ 1:54 pm

    Maksudnya gw yah? huihihihi :lol:

    nana ..::kegeeran aura detected :P

  12. Gravatar

    e-Fun :

    September 9, 2005 @ 1:56 pm

    yang ini loh: pernah ngga merasa bersyukur punya temen yang blatantly bitchy saat dicurhati tentang sesuatu?

    nana ..::kenapa dengan kalimat ituh daaaaahhhhleeeennngg??? : :wink: :

  13. Gravatar

    Pipit :

    September 9, 2005 @ 7:14 pm

    Kalau buat saya temen memang harusnya kayak gitu. Harus berani menunjukkan kapan kita salah dan to give a kick in the ass. Temenan sama mereka yang angelish emang enak, adem..tapi lama-lama keenakan dan nggak maju-maju, terus terpuruk (hiya bahasanya).

    Jadi kangen ama temen-temen yang nun jauh disana.

    nana ..::setuju pit, lagian terlalu lama hangout ama yang angelic kok berasa banget yah makin keliatan evilishnya kita
    huehuehuehuehuehue…

  14. Gravatar

    lenje :

    September 10, 2005 @ 4:32 am

    Setuju. Aku punya satu temen deket cowok, yang selalu jadi tempat curhat setiap putus dari pacar. Aku nangis2 darah, sementara dia ngetawain. Akhirnya aku mikir, well, it is actually not as hard as I had thought!

    nana ..::sama jeng. i got a guy friend juga yang kayak gitu, selalu siap menceramahi dan ngetawain, pertama saya pasti jadi ngamuk-ngamuk karena kok kayaknya dia ngga care heheheh biasalah kalo lagi down butuh kasih sayang. tapi makin dipikir untung juga dia kayak gitu so bisa cepat bangkit dari kesedihan tak berkesudahan *halah*

  15. Gravatar

    'ka :

    September 10, 2005 @ 12:19 pm

    sometimessssss…. you think it’s bitchy of what your friend says/suggests is because s/he doesn’t say what you wanna hear. reality/truth is a bitch. when someone says it outloud in front of you, it’s hard to accept. :)

    nana ..::yep. makanya temen jenis ini perlu dilestarikan biar kita ngga sibuk ama keinginan diri sendiri untuk dimengerti tapi ngga mau mengerti, sibuk di di di ngga pernah me me me :D

  16. Gravatar

    hericz :

    September 10, 2005 @ 3:12 pm

    well-sapa-yah-kali-ini-yang-bisa-gue-salahin? karena-ini-semua-tentu-saja-bukan-salah-gue syndrome

    Kayaknya ini nama penyakitku deh.. ada yg mau jadi relawan untuk peran blatantly-bitchy-friend?

    nana ..::*salaman, nice to know you, let’s befriended?*

  17. Gravatar

    15june.com | experimental » Suicidal :

    September 12, 2005 @ 10:32 pm

    […] Ternyata saya belum mati, setelah mencoba bunuh diri bersama blog ini sejak 3 September lalu. Padahal sempat test dan konsultasi tapi malah tambah pening. Saya tidak butuh nasehat tapi butuh didengarkan karena sudah penat dan mual dicekokin itu-itu saja. Hehe gimana bisa tahan yang ada di pikiran cuma pisau belati. […]

  18. Gravatar

    nana | rambling thoughts | » hush little baby goes to sleep … :

    October 5, 2005 @ 3:44 pm

    […] seperti suatu kali, saya harus menyampaikan suatu berita yang kurang menyenangkan ke salah satu teman. jadilah saya sibuk menerka-nerka reaksinya mengingat saya tidak terlalu yakin dengan ketabahannya menerima keterusterangan. lalu sibuklah saya mengatur strategi bagaimana supaya berita tersebut tidak terdengar seperti ‘end of the world’. yang menyedihkan dan menyakitkan. atau malah membuatnya kehilangan muka. langkah babysitting saya ambil. making sure i am not attacking his comfort. ada beberapa strategi, yeah yeah yeah strategy white liepun ada , lalu mengambil yang beresiko paling minimal. paling apes dia ngambek. hehehe. sounds familiar? […]

Leave a comment

(required)

(required)