push your limit!
kamu sih enak. posisi tinggi, pasti gajinya gede. masih lajang. duit buat disi sendiri. mo pengin apa tinggal beli. bla bla bla yadda yadda yadda. ngga harus ngurus anak. ngga musti ribet beli susu. ngurus rumah. bayar sekolah anak. belum arisan. belum ini. belum itu. coba liat aku. dari berapa tahun posisi gini-gini aja. capek aku udah.
hmmm. rumput tetangga selalu lebih hijau?
berbicara dengan beberapa rekan kerja di associate restaurant selalu memberi warna tersendiri dalam wacana menuju dewasa. kalo bicara soal pekerjaan aka karir ada yang (sepertinya) nyaman-nyaman saja berada di posisi yang sama selama bertahun-tahun, ada yang kesal karena temannya dipromosi, ada yang murka melihat beberapa juniornya melesat menjadi atasannya dan menjadi duri dalam daging.
sudah bukan rahasia orang-orang yang *marah* seperti ini seringkali menjadi penghalang langkah untuk menuju common goal. mereka selalu memandang sinis. mengganggap yang lebih muda dan jauh lebih cepat berkembang kariernya sebagai ancaman. ya kalau mereka mau dewasa menjadikan hal tersebut sebagai tantangan sehingga mereka juga bergerak untuk ikut maju. nah ini seringnya mereka jadikan alasan untuk menghalangi kesuksesan para junior. ampun deh.
udah bukan jamannya teman yang lebih lama dipromosi duluan. udah bukan jamannya hirarki secara mati. kalo bos A promosi, asistennya akan otomatis mengganti. kalo mau maju berjuang dong! jangan dipikir kami maju dengan duduk berpangku tangan. tidak sama sekali. riddles are there so that you will find your way to manage them, solve the problem, excel and be a winner! riddles are not there for you to mourn over and bitching those who excel!
kemarin baca ini di buku Employeeship - Mobilizing Everyone’s Energy to Win, Claus Moller :
if you get nothing out of life, it is because of YOU, it is not just bad luck.

blog tetangga :
July 30, 2005 @ 2:53 pm
Ada banyak orang yang kerja 20 tahun tapi sebetulnya cuma kerja 2 taon diulang-ulang 10 kali.
Gw ya emoh.
Hatiku berontak.
Nuraniku menjerit. Gak mau lah yaw gw kerja kayak sapi gitu.
Makanya pilihan gw cuma : musisi ato programmer. posibilitinya endless.
Dua-duanya engineering.
Halal pula.
dari blog tetangga yang jelas jauh lebih hijau dari blog ini *ketawa sadis*
Ucha :
July 30, 2005 @ 3:38 pm
First, Hi there..
Second, Gw stuju banget dengan quotenya, tapi gak sependapat sama “rumput tetangga selalu lebih hijau”. Knapa kita gak bikin rumput kita selalu yang paling hijau. Otak manusia akan cenderung mendekati apa yg mau dijauhinya.. see what i mean?
doeljoni :
July 30, 2005 @ 11:53 pm
hai nana !
(google green absen..)
berubah !!! **serius mode ON**
Jadi inget artikel lama di sebuah majalah : ‘BabyBoomer, the dead end of loyality’… Siapa yang profit buat perush. dia yang sukses.. Kiranya sebuah bacaan yg dulu banyak mengundang kritik pedas orang-orang HRD hehhehe…
alarix :
July 31, 2005 @ 5:00 am
duh pantesan gajiku nggak naik2 ya bu ternyata rumputnya kurang hijau
pengagum nana :
July 31, 2005 @ 5:41 pm
once again, you make me think
dental :
August 1, 2005 @ 4:23 pm
seharusnya itu menjadi pecut untuk terus maju yah